Apa Itu Link Juice dan Bagaimana Cara Mendapatkannya? 

Bagi seorang blogger pastinya sudah tidak asing lagi dengan istilah link juice, yaitu kekuatan otoritas inbound link “masuk” ke dalam situs kita. Inbound link tersebut dapat membantu situs kita menduduki peringkat yang bagus di search engine jika mendapatkan link juice yang cukup dan kompetitif dan juga kata kunci yang digunakan dari situs pihak ketiga untuk outbound linknya (link keluar) menggunakan kata kunci yang sama/ relevan. Dengan demkian akan membantu search engine memastikan bahwa situs kitatersebut memiliki kualitas dan relevansi untuk menempati peringkat tinggi di hasil pencarian Google, Yahoo, dan Bing.

Beberapa praktisi SEO mengatakan, bahwa link juice tidak akan di hitung jika tidak mendapatkan klik. Tapi berdasarkan pengalaman saya link juice tetap lulus dan dihitung walaupun tidak diklik. Contohnya adalah link spam tetap menjadi backlink padahal tidak pernah mendapatkan klik dan tetap terindex oleh Google. Hanya saja jika link yang ditanam tersebut mendapatkan klik akan lebih cepat terindex karena boot google, sedangkan jika link yang kita tanam tidak mendapatkan klik tetap terindex meskipun akan lebih lama.
Banyak yang mengatakan kalau link juice ini yang menentukan pagerank google dan banyak juga yang mengatakan kalau link juice ini strategi seo yang ampuh dan permanen untuk seo offpage. Jika diperhatikan link juice mempunyai keunikan tersendiri dan juga mempunyai kelompok-kelompok sendiri yang akhirnya link itu akan mengalir dengan sendirinya ke website yang dioptimasi.

Lalu Bagaimana Mengukur Kekuatan Link Juice?

Tolak ukurnya dapat dilihat dari tingkat kepopuleran sebuah website tersebut, semakin populer website tersebut maka akan memiliki nilai Link Juice yang tinggi. Tingkat kepopuleran sebuah website dapat dihitung dari jumlah dan kualitas backlink yang dimiliki oleh website tersebut.
Link juice dan backlink tidak akan bernilai sama. Google melalui juru bicara Matt Cutts mengatakan, bahwa algoritma google mencari tahu backlink yang bagus dari outbound pihak ketiga itu tergantung pada popularitas halaman website dan kemudian dibagi dengan berbagai outbound link yang mengarah ke berbagai situs . Jadi, jika Anda mendapatkan inbound link dari website yang memiliki outbound link banyak akan di bagi sama rata dengan website yang di hubungkan tanpa mengurangi jumlah backlink yang dimiliki website tersebut.
Nah dari pernyataan Matt Cutts tersebut, banyak praktisi SEO yang menyimpulkan bahwa membangun backlink lebih bagus menggunakan blog dummy dari pada melalui guestbook atau forum. Itu karena blog dummy hanya akan mengarahkan ke satu link yaitu situs utama Anda, namun jika Anda membangun backlink melalui guestbook dan forum, Anda harus rela berbagi backlink dari situs yang lain.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *