Hosting merupakan tempat penyimpanan dokumen atau file-file web yang bisa diakses 24 jam nonstop. Jadi sebenarnya hosting adalah space yang kita gunakan untuk menyimpan file-file website. Hosting merupakan harddisk seperti pada komputer biasa, hanya yang membedakan komputer tersebut dipersiapkan sebagai hosting dan terkoneksi dengan internet dan hidup 24 jam tanpa mati, karena jika server mati maka halaman kita tidak akan bisa diakses.

Di dalam hosting Anda juga akan mengenal Space. Inilah yang menandakan berapa besar total ukuran file yang bisa disimpan di dalam hosting. Contohnya dalam kasus Toko Online, hosting dengan space 500 Mb tentu akan menampung lebih banyak foto produk dibandingkan dengan hosting yang hanya 50 Mb.

Selain space, ada juga istilah Bandwidth. Jika space menentukan berapa besar file yang dapat disimpan dalam hosting, bandwidth ini menentukan berapa besar lalu-lintas website Anda. Bandwidth ini menentukan berapa jumlah data yang bisa diambil dari hosting (server) hingga ditampilkan pada browser pengunjungnya.

Tipe – tipe Hosting :

  1. Free Hosting
    Hosting ini merupakan hosting yang disediakan secara gratis dan bisa digunakan oleh siapa saja. Proses registrasi dibutuhkan konfirmasi melalui email sehingga membutuhkan email aktif dan bisa dibuka untuk menggunakan hosting ini.

    Baca Juga : Cara Agar Website Ramai Pengunjung

  2. Virtual (shared) Hosting
    Dimana didalam satu server terdapat banyak hosting (salah satunya milik anda) dan terdapat banyak domain. Biasanya hosting yang satu ini yang paling banyak digunakan, biayanya juga lebih murah.
  3. Virtual Private Hosting
    Menyewa server khusus untuk pribadi anda sendiri jadi seolah-olah anda mempunyai komputer server sendiri sama seperti Virtual Shared Hosting bedanya karena ini server anda sendiri untuk kapasitas harddisknya tidak terbatas dan bandwith yang anda gunakan juga tidak terbatas. Tidak memerlukan tenaga ahli khusus untuk merawatnya.
  4. Dedicated Hosting
    Dedicated Hosting mempunyai harga yang mahal. Karena anda memiliki server sendiri dan dalam satu server tersebut hanya ada satu hosting dan domain milik anda. Anda memerlukan tenaga ahli untuk merawatnya.
  5. Collocated Hosting
    Collocated Hosting sama seperti memiliki server sendiri dikantor / rumah anda, tetapi pada Collocated Hosting servernya terletak diperusahaan hosting dan mereka yang merawatnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *